Ultimate Anti Pendekar : Volume 4 - Chapter 4 Part 4
Di dalam ruang komando, Vel memanggil Kinugasa dan Elfiena yang masing-masing memerintah insan dan peri dan menawarkan permintaan.
Permintaan itu bisa menjadi kartu truf dalam pertarungan melawan Gabriel. Itu adalah—
{Membuat para pengungsi, untuk memanggil Great Old One, katamu …… !?}
Vel menjawab dengan anggukan ke arah Kinugasa yang tercengang.
{Iya. …… <Grim Bullet> Hoshikawa Sumika yakni penyihir yang sangat baik. Aku mengerti itu. Tetapi pada akibatnya itu hanya dalam kerangka umat manusia, beliau tidak keluar dari norma menyerupai Master. Dia jauh dari <Ultimate One>. Gabriel tidak akan dikalahkan oleh kekuatan Sumika. Untuk mengalahkan Gabriel, tidak ada cara lain kecuali dengan memanggil Great Old One menyerupai apa yang dilakukan Master selama ini ketika beliau mengalahkan <Demon King class>. Dan kemudian ......, untuk melaksanakan itu kekuatan jumlah diperlukan.}
{Tapi, orang-orang yang tidak tahu apa-apa wacana sihir, bisakah mereka memanggil Great Old One?}
Keraguan Elfiena ini paling benar.
Semua orang yang mendapatkan pengungsi di geofront tidak bisa memakai sihir.
Setiap insan mempunyai kekuatan sihir dalam bentuk jiwa mereka, tetapi hanya ada segelintir orang yang mempunyai kemampuan untuk memakai sihir, sehingga untuk mengeluarkan kekuatan sihir dibutuhkan wadah untuk memanipulasi kekuatan sihir.
Namun Vel menjawab bahwa tidak ada problem sehubungan dengan pertanyaan ini.
{<Fairy Queen> akan mengambil tugas sebagai <Priest> yang akan mengucapkan mantra. Akan baik-baik saja bila kamu yang melakukannya. Manusia normal yang melarikan diri ke bawah tanah akan memuji Great Old One sebagai <kepercayaan> dan menawarkan penghormatan mereka. Jika mereka melaksanakan itu, Great Old One akan menanggapi bunyi mereka dan muncul dari jurang.}
Vel memberi tahu mereka.
Awalnya pemanggilan tuhan jahat yakni sesuatu yang dilakukan oleh sejumlah besar orang.
Orang-orang menyerupai Homura dan Sumika, yang memanipulasi kekuatan Great Old One sendirian itu pengecualian—
{Ada yang salah dengan otakmu.}
{Bu, bukankah itu terlalu kasar!?}
{Itulah faktanya sehingga tidak bisa ditolong.}
Vel menyatakan dengan blak-blakan tanpa menahan diri.
{Dengan kekuatan para pengungsi yang jumlahnya kira-kira delapan puluh juta, kita akan memanggil Great Old One sepenuhnya. Tidak ada cara lain bagi insan untuk bertahan hidup selain itu.}
Dia sekali lagi menekan keduanya.
Elfiena segera memperlihatkan keinginannya yang mendukung ini.
{……Ayo lakukan! Kinugasa-san! Dengan kekuatan kami! Lagi pula ini yakni pertarungan yang mempertaruhkan kelangsungan hidup semua makhluk hidup di tanah ini!}
{Elfiena-sama ……}
Setelah Kinugasa memperlihatkan perilaku merenung sebentar,
{Saya mengerti. Saya akan mengambil tanggung jawab untuk menyatukan orang-orang.}
Dia berjanji kerjasamanya.
Tak usang kemudian Kinugasa membuat semua orang berkumpul di distrik penampungan geofront untuk menghafal kata-kata kebanggaan kepada Great Old One yang ditulis Vel, beliau membuat mereka melaksanakan itu dengan tujuan yang sedikit samar bahwa itu yakni mantra untuk membantu para prajurit dari tentara pertahanan nasional yang sedang berperang di permukaan.
Percaya bahwa itu akan menjadi dukungan bagi orang-orang yang bertarung, mereka berteriak sekeras yang mereka bisa
ia ia hasutaa! ia ia hasutaa!
hasutaa kufuayaku burukutomu bugutoragurun burugutomu
ai ai hasutanaa!
Itu diulang lebih dari seratus kali.
"Ah……"
Di potongan atas tembok pertahanan yang diangkat dalam bentuk-V mengikuti instruksi Vel.
Kehadiran Elfiena menunggu kesempatan, berdiri di puncak yang menyerupai tiga pertanyaan yang saling dilukis dengan cat kuning di ruang bawah tanah, bisa dirasakan.
――Menjadi dipandu oleh kata-kata kebanggaan yang ditawarkan lebih tinggi, kehadiran tentakel menakutkan raksasa merayap bersahabat dengan gemuruh dari permukaan jurang.
Bahkan untuk Elfinea yang hidup di dunia iblis, itu yakni aura yang membuatnya merasa takut.
Tetapi bila mereka tidak mendapatkan kerjasama dari keberadaan supranatural ini, mereka tidak akan mempunyai masa depan.
Itulah sebabnya beliau menggigit bibir yang bergetar ketakutan dan menghentikan gemetarnya dengan rasa sakit, kemudian beliau meneriakkan mantra yang diajarkan kepadanya oleh Vel di tengah-tengah bunyi memuji yang bergema menyerupai teror.
Dengarkan dari jauh Aldebaran o orang yang sulit untuk dijelaskan
Bintang-bintang yang bersinar cemerlang dalam penistaan yang memberi tahumu wacana masa takdir
Putra mahkota iblis dari tuhan gembala
Jauh di bawah danau duri hitam rantai yang menahanmu untuk selamanya terputus
Sekarang yakni saatnya dengan amarah dengan warna kebencian Petrugius yang keji dengan darah
Itu yakni kata-kata untuk membangunkan tuhan yang tertidur di dasar danau jauh Aldulla.
Lalu――
"Ayo balutlah dalam angin! <The King in Yellow> Hastur !! ”
Dewa yang tidur di ujung ruang menanggapi panggilan ini.
Tiba-tiba, awan berwarna-warni yang mengelilingi langit ruang labirin Eihort ditembus, kilatan kuning mengalir ke tanah.
Jumlahnya sembilan. Mereka menembus dinding pertahanan yang berjajar di tanah yang menggambarkan Taurus, mengikat langit dan tanah.
Bentuk yang terbentuk yakni jalur bintang.
Seseorang yang sangat besar dengan ketinggian sekitar satu kilometer, mengenakan pakaian kuning, seakan-akan beliau diundang oleh nyanyian kebanggaan yang bergema dari bawah tanah sedang berjalan di jalan dengan mantelnya yang bergoyang sementara turun ke Tokyo life sphere dari jauh. Aldebaran.
Itulah pemimpin roh angin yang dimulai dengan <God of Storm> Ithaqua.
<The King in Yellow> Hastur.
Dan kemudian Si Raksasa Great Old One Angin yang muncul menggerakkan kepalanya yang ditutupi tudung dan mengarahkan pandangannya ke Gabriel.
――Dari kedalaman kegelapan tudung, sinar mata merah menyala.
Tepat sesudah itu, permusuhan yang sangat berpengaruh yang bahkan disertai dengan massa menyerang Gabriel.
Permusuhan Great Old One ini membuat Gabriel mengungkapkan kemarahan yang tak tertandingi sebelumnya.
“Dewa yang bejat! Untuk berani menghalangi keselamatan kami, Kau lebih baik tidur di dasar danau yang gelap! ”
Dengan seluruh tubuhnya gemetar dan sinar mata merah bersinar dari kedalaman wajahnya yang putih, Gabriel melebarkan sayapnya dengan lebar.
Dan kemudian beliau menerbangkan angin dengan sayap-sayap itu dan mendapatkan daya dorong ledakan.
Gabriel memakai tombaknya dengan kekuatan sihir dan menerjang Hastur.
Tujuannya yakni lokasi yang sepertinya menjadi daerah jantung itu bila itu yakni manusia.
Ketajaman itu persis menyerupai bintang jatuh.
Kekuatannya tak tertandingi dengan dorongan yang menyerang Sumika.
Hastur bahkan tidak berusaha mengelak,
―――― fuh
Seperti itu, nafas tertiup dari bawah tanah.
Sama menyerupai memadamkan api lilin, itu menjadikan angin kecil yang lembut.
Hanya dengan itu, seluruh badan Gabriel yang mendekat diserang dengan dampak seakan-akan beliau dipukul oleh palu baja, keempat anggota tubuhnya, sayapnya, kepalanya, semua menjadi penyok menyerupai bubur kayu, menjadikan beliau kehilangan kecepatan dan keseimbangannya. .
" -!"
Gabriel kehilangan kesadarannya untuk sesaat lantaran keterkejutan yang berlebihan.
Tapi, beliau juga <Archangel> yang mendapatkan nama dengan arti <God is My Strength>.
Kesadarannya segera pulih dan sayapnya yang dihancurkan rata dan berair dengan darah menyebar bahkan ketika itu, mendukung tubuhnya yang jatuh ke tanah, beliau sekali lagi memelototi musuh turun-temurun yang berlari berlawanan dengan Tuhannya.
Namun――
Dan kemudian Gabriel tiba-tiba memperhatikan.
Di dalam seketika ketika beliau pingsan, Hastur mengelilingi dirinya dengan angin kencang di sekelilingnya dan membuat penjara angin,
"Ugh ――――!"
Untuk melarikan diri dari penjara angin yang diciptakan Hastur, Gabriel mengayunkan pedang lengannya ke dinding tornado.
Pedang lengan menembus dinding angin kencang dengan cepat.
Tapi, 'tembok itu masih ada di sana, beliau tidak membuat satu celah pun.
Itu wajar.
Bagaimanapun yang terbelah yakni pedang lengan Gabriel.
Meski begitu Gabriel tidak menyerah, beliau menusuk tombaknya yang tersisa tetapi hasilnya sama.
Mulai dari ujung tombak yang menyentuh dinding tornado, potongan itu dicincang bahkan lebih halus dari debu oleh bilah angin yang berputar sebelum mereka tertiup angin.
Itu menyerupai bor pneumatik.
Dan kemudian, seakan-akan untuk menyiksa bilah bor pneumatik sedikit demi sedikit, ruang di dalam angin kencang menjadi lebih kecil—
"OoO, OA, hh !?"
Pertama yakni kulit luar yang menyerupai logam perak abu-abu.
Selanjutnya yakni daging merah yang terbentuk dari otot yang mengalir di bawah kulit itu.
Akhirnya bahkan tulang perak dilindungi oleh daging.
Memotong memotong, memotong, memotong, dan sebagainya.
Gabriel sedang dicincang tanpa ampun.
"AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA - !!!!"
Rasa sakit yang jago lantaran tergores hidup-hidup sulit untuk bertahan bahkan untuk <Archangel>, Gabriel berusaha untuk melarikan diri dari penjara angin sementara beliau setengah gila.
Tapi, itu sama sekali tidak ada gunanya.
Lengannya yang meninju, kakinya yang menendang, juga bahunya yang menyentak, semuanya terkoyak oleh angin kencang mulai dari potongan badan yang menyentuh penjara angin. Sebelumnya,
"HasturAAAAAAAAAAAA !!!!"
Saat Gabriel berteriak dengan bunyi memaki.
*PANCI-*
Hastur menyatukan tangan tentakelnya di depan tubuhnya.
Seolah membunuh lalat yang mendengung.
Gabriel yang dipukul di antara kedua tangan mati seketika tanpa waktu untuk menjerit kematiannya. Segala sesuatu di dalam tubuhnya, daging dan darahnya menyembur keluar, menjadi sisa-sisa yang hanya melekat di permukaan kulit tentakel.
Bahkan sisa-sisa itu segera diambil oleh angin dan bahaya yang disebut Gabriel hilang tanpa meninggalkan jejak.
Yang tersisa di langit hanyalah Great Old One dengan pakaian kuningnya yang berkibar-kibar ditiup angin dan Sumika.
<Archangel> Gabriel telah menghilang dari tanah ini.
Fakta itu membuat para prajurit pasukan pertahanan nasional membuka lisan mereka untuk berteriak kegirangan.
―Jadi itu yakni tanggapan kalian semua, hai belum dewasa manusia――
““ - …………!?!? ”“ “
Tepat setelahnya, aurora putih berhemburan di langit dan menuangkan ke bawah menghancurkan <The King in Yellow>.
Sumber https://mayumi-translation.blogspot.com/
