Ultimate Anti Jagoan : Volume 4 - Chapter 4 Part 1

"YOSHAAAAA――――!"

"Kita berhasil! ”

Setelah Raphael dikalahkan, pasukan pertahanan nasional menurunkan semua dinding penghalang dan seluruh pasukan termasuk Sumika dan Chikori terhubung.

Pasukan Raphael yang jatuh ke dalam kekacauan lantaran kehilangan pemimpin mereka dan sumbangan tuhan dari <Last Fantasia> dimusnahkan dengan kekuatan gelombang yang mengamuk.

Di sekitar jenazah para malaikat runtuh di sana-sini di benteng yang setengah hancur, para prajurit pasukan pertahanan nasional yang selamat dari peperangan itu semua bersorak dengan gembira, sambil memuji rekan rekan mereka yang berjuang keras dan bertahan hidup.

Dan kemudian Sumika juga,

"Chikori-san!"

"Pemimpin……"

Dia bergegas ke Chikori sebagai hal pertama yang beliau lakukan.

Sebaliknya, Chikori terlihat aib dengan hal menyedihkan yang beliau katakan sebelumnya,

"……Aku pulang."

Dia bermain ndeso dengan menjulurkan pengecap seakan-akan untuk mengatasi problem ini.

Tetapi bahkan Sumika juga tidak berencana untuk mengangkat problem ibarat ini selarut ini.

Dia mengambil kedua tangan Chikori dan mengungkapkan rasa terima kasihnya dari lubuk hatinya.

“Aku percaya padamu ……. Bahwa kalau itu Chikori-san maka kau niscaya akan bangkit...... "

"Pemimpin menyampaikan kepadaku bukan. Master tidak ada lagi di sini, tetapi kesepakatan Pemimpin dengan Master tidak hilang. Masih ada di dalam hatimu. …… Aku juga berjanji. Itu sebabnya, saya akan melaksanakan yang terbaik. "

"Iya-"

Dan kemudian, ketika Sumika mengucapkan selamat atas pemulihan Chikori,

"Sumika!"

Tiba-tiba seseorang memeluknya erat-erat dengan momentum yang ibarat pukulan tubuh.

Orang yang memeluknya yakni Lily Hoegarden yang bertarung di medan perang lain.

"Wah. Lily …… jadi kau juga selamat. ”

“Itu kalimatku……! Hiks, bagimu untuk menghadapi <Demon King class> sendirian, ada batasan bahkan untuk menjadi sembrono ......! ”

Tentunya hatinya sangat runtuh.

Bagi Lily yang kehilangan kedua orang tuanya, sahabatnya Sumika yakni eksistensi yang ibarat satu-satunya kerabat darahnya yang tersisa.

Itulah sebabnya Lily memeluk Sumika erat-erat sambil terisak-isak dan memberikan kata-katanya yang jujur.

Sumika berbicara sambil mengembalikan pelukan pada Lily ibarat itu.

“Terima kasih sudah mengkhawatirkanku. Tetapi saya tidak bertarung sendirian sama sekali. Karena Lily dan yang lainnya memperlihatkan perjuangan terbaikmu, beliau yakni musuh yang dapat kukalahkan. Dan jadi ini yakni kemenangan semua orang yang masih hidup di Tokyo life sphere. ”

"...... Aku ingin tahu, apakah <Liber Legis> akan memberi kita kolaborasi dengan ini."

Sumika menggelengkan kepalanya ke pertanyaan yang Lily sambil menyeka air matanya.

“Itu …… sesuatu yang Vel-san harus putuskan sendiri, jadi saya tidak dapat menyampaikan apa-apa. Hanya saja, hal yang harus kita lakukan sudah diputuskan. Bahkan sehabis ini ada dua <Archangel> yang tersisa, kita harus mengatur ulang taktik sekali lagi sebelum serangan musuh―― ”

Dan, pada ketika itu—

Tiba-tiba gambar diproyeksikan di bidang visi semua penyihir di medan perang.

Gadis berambut hitam dengan indera pendengaran kucing.

Transmisi pikiran dari <God of Evil Cat> Bastet masuk ke pandangan mereka.

Dan kemudian gadis itu memberi tahu dalam keadaan panik.

{Semua orang, saya minta maaf. Ini situasi darurat!}

"Bastet-san?"

{Ini perihal Gabriel! Orang itu, beliau meninggalkan pasukannya di dalam labirin sebagai mangsa untuk memikat mata bawahan dan berlari menjadi satu kesatuan di sini!}

"Ap, apa maksudmu !?"

Lily bertanya kembali ke Bastet yang berbicara dengan cepat dengan tergesa-gesa.

Dengan itu Bastet menyadari bahwa tidak ada waktu untuk berbicara perihal hal-hal kecil lagi dan berbicara terus terang.



{<Archangel> Gabriel muncul! Dia ada di erat kalian semua!}



"―――― !!!!"

Tepat sehabis itu.

Serangan perak berlari melalui langit yang ditutupi oleh awan berwarna-warni.

Serangan itu mengalir keluar cahaya yang menciptakan seseorang bahkan mencicipi keilahiannya ketika menyebar, menerangi Tokyo life sphere sempurna di bawah.

Dan kemudian, orang-orang di Tokyo life sphere melihat.

Sosok seseorang muncul dari dalam cahaya.

Seorang laki-laki paruh baya memegang pedang emas di tangan.

Mereka tahu wajah laki-laki itu.

"Itu ...... <S-rank magician> Inggris."

"James Weasley ……!"

Tapi,

“…………”

James yang diproyeksikan di bidang visi mereka.

Sepasang sayap yang membentang di punggungnya menciptakan Sumika yakin.

Dia yang mengkhianati mereka dan memenggal kepala Sumika juga mencapai hal yang sama ibarat Wan Tairon.



Sumber https://mayumi-translation.blogspot.com/

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel